Jumat, 18 Februari 2011

Alone Again

tak ada maksud apa2 ketika memposting lirik lagu ini. aq sama sekali tidak merasa lonely, hanya saja habis melihat film Ice Age 3 membuatku turut prihatin atsa nasib si kacang.

Menemani aktifitasku di depan komputer, hedset di telingaku berulang2 memperdengarkan lagu sendu yang lucu itu. Seolah2 melihat si kacang yang jinak2 merpati itu menyanyikannya dengan hati remuk redam, merana mendapati fans beratnya berpindah ke lain hati... "I wish you only knew, that I'm only nuts for you!!! Alone again, naturaly...."
berikut ini liriknya

chad fischer - Alone Again (ice age 3)

I shouldn't be hanging' round
when the world's turned upside down
you abandoned me,
I fell off the tree,
to the hard and lonely ground
you've found somebody new,
and cracked my shell in two,
how could I foresee?
you'd turn out to be,
such a buck toothed Casanova...
now there's only strife
and my life has lost all meaning...
how I miss your furry lips,
your shallow,
rapid breathing...

I wish you only knew...
that I'm only nuts for you....!!!
alone again...naturally....

now there's only strife
and my life has lost all meaning...
how I miss your furry lips,
your shallow,
rapid breathing...
I wish you only knew...
that I'm only nuts for you!!!
Alone again...naturally....

Alone Again....naturally...

Rabu, 12 Januari 2011

Thank You Allah

I was so far from you
Yet to me you were always so close
I wandered lost in the dark
I closed my eyes toward the signs
You put in my way
I walked everyday
Further and further away from you
Ooooo Allah, you brought me home
I thank You with every breath I take.
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.
I never thought about
All the things you have given to me
I never thanked you once
I was too proud to see the truth
And prostrate to you
Until I took the first step
And that’s when you opened the doors for me
Now Allah, I realized what I was missing
By being far from you.
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.
Allah, I wanna thank You
I wanna thank you for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
And did you give me hope
O Allah, I wanna thank you
I wanna thank You for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
I wanna thank You for bringing me home
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.

Selasa, 04 Januari 2011

The newest Cerpen

AlhamduliLlah, setelah sekitar... mmm... 4 tahun ditambah satu tahun ditambah estimasi satu tahun, jadinya sekitar enam tahun (wah, dah lama yo tibak'e)..

selama itu jemari2 ini absen dari cerpen-cerpen fiksi. Beralih menjajaki artikel-artikel islami. Renungan-renungan muhasabah diri. serta berita-berita terkini.
Akhirnya... minggu ini aq berhasil menyelesaikan satu lagi!!! cerpen fiksi buah karya jemari-jemari yang patuh menaati angan-angan dalam kepala ini. hihihihiiii
tapi enaknya kasih judul apa ya? Q hampir g pernah bisa bikin judul yang baik.
:-(

alhamduliLlah, meskipun berantakan dan barangkali hanya si penulis saja yang ngerti :-D, over all... saya pikir ini adalah awal yang baik.
mudah-mudahan cerita2 yang nantinya menyusul tidak hanya menjadi hobi, namun juga dapat menginspirasi. aamiin..
so.. harus banyak baca, nambah literatur. Biar ceritanya gak ngawur! Ganbatte Kudasai!!!

Dah ada tema di kepala nih untuk cerpen selanjutnya..
baca2 dulu literatur, nentuin alur.. lalu persiapkan jemari ini untuk acara dancing di atas keyboard nanti.. hemmm

Selasa, 21 Desember 2010

Once upon on Mother's day

untukmu ibu,
tak banyak yang telah kupersembahkan untukmu..
hanya ingin membuatmu bahagia, namun ternyata tak semudah itu

riak-riak kecil menyembul dari segelas air laut yang kupersembahkan
belum bisa kuberikan sebening air segar,
namun kini hanya bisa kau rasakan getir dari gelas yang kuberi

itu pun dengan riak-riak kecil di dalamnya

untukmu ibu, yang selalu mendoakan bahkan ketika aku lupa untuk berdo'a

semoga Allah muliakanmu

Senin, 06 Desember 2010

Pendayagunaan PKPU Sby for 2011 melayani Dhuafa Sepenuh Hati

Pendayagunaan

berada di posisi ini dapat membuatku merasakan betapa mulianya orang-orang yang berada di sini. dekat dengan mustahiq, mendengar dengan telingaku sendiri betapa mereka bersyukur telah dapat dibantu, meskipun kami hanya menyalurkan apa yang telah diamanahkan donatur kepada kami.


Selamat wahai donatur, muzzaki, mitra-mitra kami!
kalian telah mendapatkan doa dari ribuan hamba2 tak berdaya itu. di antara mereka barangkali ada ahli ibadah yang dicintai Allah, atau juga hamba-hamba Allah yang sabar dan ikhlas menerima keterbatasan setelah ikhtiar mereka, atau barangkali ada dari mereka yang selama ini telah menderita akibat kedzoliman orang - orang.
kadangkala kami melihat tetes airmata syukur di pipi mereka, sembari tangan-tangan perkasa mereka seolah tak hendak melepaskan tangan-tangan kami. Itulah yang kami lihat sebagai sebentuk rasa syukur mereka dan betapa mereka berterimakasih telah dibantu..
Tapi sesungguhnya kami hanya mewakili kedermawanan bapak-ibu sekalian.


Semoga allah membalas dengan yang lebih baik

Desember ini,
AlhamduliLlah telah hampir satu tahun berada di lembaga ini.
telah banyak ilmu saya pelajari dari orang-orang hebat di sini.
bukan cita-citaku untuk tetap berada di sini, namun q yakin keberadaanq di sini bukanlah sebuah kebetulan, apalagi kesalahan.
belum banyak sumbangsih yang telah kupersembahkan, namun lembaga ini telah memberiku begitu banyak, meskipun kutahu harusnya dapat kudapatkan lebih banyak lagi..
dan harusnya aq dapat memberi lebih banyak lagi ^_^

Kamis, 28 Oktober 2010

Tinggalkan Trauma dengan Berbagai Permainan

28 Oktober 2010 14:59
SLEMAN - Keceriaan memancar di wajah bocah-bocah korban letusan Gunung Merapi yang tinggal di posko pengungsian Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Kamis (28/10) siang. Bocah laki-laki maupun perempuan terlihat asyik bermain ditemani para relawan dari lembaga kemanusiaan nasional Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU).

Selain bermain sejumlah permainan tradisional seperti gobak sodor dan kereta-keretaan, mereka juga bernyanyi bersama. Tak ketinggalan, para lelaki pun bermain sepakbola. Lelah bermain, para bocah makan bersama.


“Ini supaya anak-anak tidak sedih dengan bencana. Mereka harus ceria,” ujar koordinator PKPU Aris Budi Santosa. Menurut Aris, pihaknya juga menemani mereka dengan dongeng sebelum tidur untuk menghilangkan trauma anak-anak korban Merapi ini. “Yang penting mereka senang,” lanjutnya.


Selain korban Merapi, para relawan PKPU juga berangkat ke Mentawai untuk memberikan keceriaan pada anak-anak korban gempa dan tsunami. PKPU saat terjadi kerusuhan di Ambon, Maluku, beberapa tahun lalu. Sejak saat itu PKPU mulai fokus pada pemulihan mental anak korban bencana. Namun, mereka juga tetap memberi bantuan berupa logistik dan kesehatan. (MRQ/foto: liputan6com)


Sumber
: Berita Liputan6.com, Kamis, 28/10/2010

Minggu, 03 Oktober 2010

Bertauladan pada Ummahaatul Muslimiin

Aku ingin seperti Khodijah rodhiyaLlahu 'anhaa
mengiringi langkah dakwah suami, menghibur, melepas lelahnya, dukanya, laranya. Ketika semua orang memusuhi suaminya lantaran dakwah yang diserukan, maka ia adalah yang paling setia memberi sokongan. Seluruh jiwa raganya hanya untuk Allah dan Rosul-Nya...

Aku ingin seperti Saudah rodhiyaLlahu 'anhaa
ia bersemangat berada di depan barisan menuju kebaikan, tak biarkan kelemahan-kelemahannya meembuat dirinya tertinggal.

Aku ingin seperti Aisyah rodhiyaLlahu 'anhaa
si Kecil yang menjadi penyejuk mata, lincah, ceria, pintar, cerdas, pencemburu yang pemalu. Multitalented! SubhanaLlah, di usia yang masih sangat muda ia telah menjadi rujukan para ahli hadits. Ia adalah putri Ash-Shiddiq, sahabat terkasih RasuluLlah

Aku ingin seperti Hafsyah rodhiyaLlahu 'anhaa
haus akan ilmu membuatnya tak pernah kenyang mereguk gelas demi gelas pengetahuan. Ialah sang Penjaga lembaran-lembaran Al-Qur'an yang mulia, rujukan bagi ilmu dan akhlaq RasuluLlah, hingga ia dijanjikan akan menjadi istri RasuluLlah di dunia dan akhirat

Aku ingin seperti Zainab binti Khuzaimah rodhiyaLlahu 'anhaa
kedermawanan dan kecintaannya kepada para fakir miskin membuatnya mendapat julukan Ummul Masaakin. Tak pernah dibiarkannya ada harta berdiam di rumahnya barang sejenak, melainkan pasti akan segera dibagikannya kepada fakir miskin dan orang2 yang membutuhkan. Tak pernah merasa kurang dengan apa yang dimiliki. Baginya, cukuplah kenikmatan-kenikmatan itu dipetiknya di akhirat nanti, bukan di dunia...

membaca kisah Ummahaatul Muslimiin, menjadikan diri serasa kerdil...
mereka telah mencapai tingkat keimanan yang sangat tinggi, sehingga seluruh jiwa dan raga mereka hanya dipersembahkan untuk Allah semata...
Sementara, diri ini masih sering ragu akan pertologan Allah, terkadang bahkan meragukan kebenaran Firman-Nya. Diri ini belum berbuat maksimal untuk membela agama-Nya, padahal jama'ah telah semakin banyak, lingkungan sudah begitu mendukung, tinggal sentilan kecil -yang sangat kecil dibandingkan pada masa RasuluLlah- untuk membuat ajaran Islam mendarah daging pada jiwa pemeluknya. Namun rupanya angin sepoi-sepoi yang berhembus itu justru membuat terlena...
Wahai kekasih RasuluLlah, kekasih Allah, engkau juga manusia sebagaimana aku. Engkau juga wanita sebagaimana aku. Engkau juga muslimah sebagaimana aku. Namun begitu sulit diri ini memperoleh kecintaan Allah sebagaimana yang telah Ia berikan kepada mu.
Wahai kekasih RasuluLlah, kekasih Allah, betapa malu diri ini menginginkan kedudukan yang sama denganmu di hadapan Allah dan Rasul-Nya. Namun bukan tidak mungkin diri ini akan memiliki kesempatan juga untuk berjumpa dengan Kekasih-Kekasihmu, Allah dan RasuluLlah...